Alam Wisata Cimahi Cipageran Kota cimahi Jawa Barat

Curug Malela Jaww Barat

Cimahi ialah kota kecil di daerah Jawa Barat. Meski secara luas daerah terbilang kecil tetapi Cimahi diberi anugerah oleh si Khalik bagaikan penyangga ataupun terasnya ibukota Jawa Barat, ialah Kota Bandung. Disamping bagaikan penyangga ibukota Jawa Barat hingga Cimahi tidak kalah kerennya dengan kota Bandung paling utama dengan kemampuan wisata, semacam halnya wisata pembelajaran, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata budaya serta pastinya wisata alamnya yang begitu memesona.

Tidak tidak sering para turis terencana mendatangi sebagian tempat wisata di Cimahi, misalnya dari Jakarta, Banten, Jawa, serta wilayah dekat Jawa Barat yang lain. Apabila Kamu serta keluarga melancong ke Kota Bandung hingga tidak terdapat salahnya mampir dong di Kota Kecil nan indah ini.

Alam Wisata Cimahi Cipageran Kota cimahi Jawa Barat

  1. Curug Cimahi

Orang Cimahi menyebutnya Curug Cimahi yang maksudnya air terjun Cimahi. Air Terjun Cimahi tingginya kurang lebih menggapai 85 m. Kawasan air terjun Cimahi memiliki pemandangan

yang indah ditunjang dengan hawa hawa dingin khas wilayah ketinggian dekat curug Cimahi. Pokoknya dipastikan kamu serta keluarga betah berlama- lama di curug Cimahi ini. Nama curug ini sendiri diambil dari Sungai Cimahi yang mengalir di atas dari curug tersebut. Sungai Cimahi tersebut mempunyai hulu di Danau Lembag serta mengaliri kota Cimahi.

Alam Wisata Cimahi Cipageran Kota cimahi Jawa Barat

Buat mengarah ke tempat ini gampang sekali, turis dapat memakai sebagian akses. Yang awal merupakan memakai jalan Cimahi lewat jalan Cihanjuang serta Parongpong. Masih dari arah Cimahi, dapat pula lewat jalur Kolmas diawali dari Masjid Agung Cimahi. Bila dari arah Bandung hingga Jalan dapat ditempuh dari jalan Lembang Bandung. Menyusuri jalur ini hendak bawa wisatawan mengarah ke Cihanjuang serta pula Parongpong.

Alam Wisata Cimahi/ AWC

Alam Wisata Cimahi ataupun AWC ini menawarkan wisata perpaduan antara panorama alam alam nan indah dengan arena bermain seru serta menarik. Sesuai sekali buat buah hati Kamu serta keluarga. Alam Wisata Cimahi didirikan oleh CV Kebun Tanu Anugrah dimana jadi bentuk kemauan dari pengusaha itu buat meningkatkan kemampuan pariwisata di bidang pertanian, peternakan serta pula kuliner.

Alam Wisata Cimahi ini ditetapkan semenjak bertepatan pada 18 Oktober 2009 oleh walikota Cimahi kala itu ialah Ir. H. Itoch Tochija. Memanglah dikala ditetapkan fokus dari tempat wisata ini merupakan kuliner tetapi bersamaan berkembngya AWC, bermacam berbagai sarana juga bermunculan. Sebagian game yang terdapat ialah jembatan goyang serta flying fox. Sarana yang lain merupakan kolam renang, kolam pemancingan, hingga dengan restoran serta tempat makan dengan menu bermacam- macam. Serta masih banyak lagi wahana keren lainnya

  • Wisata Alam Paku Haji

Tempat wisata berikutnya yang tidak kalah menarik ialah Halaman Wisata Paku Haji yang berlokasi di Jalur Haji Ghofur. Di tempat ini kamu dapat berkuda, halang rintang, hingga dengan game ATV. Tidak hanya itu kamu bisa memandang aneka binatang di kebun fauna serta ada pula kolam renang.

Alam Wisata Cimahi Cipageran Kota cimahi Jawa Barat

Buat ke posisi wisata sedikit wajib melewati jalanan yang ekstrim, tetapi tidak jadi permasalahan sebab hendak dibayar lunas dikala kamu hingga dilokasi dengan memandang hamparan hijau melegakan mata serta mendadak stress kamu lenyap.

Sebab lokasinya yang strategis, hingga dikala akhir minggu ataupun dikala masa liburan datang tempat wisata ini senantiasa didatangi oleh turis dari dalam ataupun dari luar wilayah. Sarana wisata yang terdapat di tempat ini cukup banyak, apalagi tempat wisata ini sangat strategis dengan tempat wisata yang lain semacam wisata kota Lembang serta pula floating market Lembang.

Kamu suka strawberry? Sesuai sekali mendatangi tempat wisata yang satu ini. Mengapa? Sebab seluruh perihal yang berbau strawberry hingga disinilah tempatnya. Sesampainya di obyek wisata yang lokasinya terdapat di Jalur Cihaunjang Kilometer 2 ini, kamu bisa merasakan pengalaman menarik memetik buah strawberry. Tidak hanya itu lokasinya sangat sesuai buat tempat santai serta menyegarkan pemikiran kamu yang sepanjang ini padat jadwal di depan pc, televisi, polusi hawa serta yang lain. Di mari suasananya begitu fresh dengan dilengkapi zona bermain buat anak. Saat sebelum kembali, jangan kurang ingat berbelanja bermacam- macam pernak pernik strawberry oleh- oleh buat keluarga dirumah.

  • Kampung Adat Cireundeu

Nah ini salah satu keunikan wisata Cimahi, ialah wisata budaya serta adat yang masih terpelihara sampai dikala ini, ialah Kampung Cireundeu. Dari namanya pula telah terus menjadi penasaran. Lokasinya sesungguhnya dekat dengan admin ialah di Cimahi Selatan.

Kampung Cireundeu ialah kampung yang masih teguh dengan adat istiadat nenek moyangnya. Kehidupan warga di mari juga unik sebab santapan pokok mereka tidaklah nasi, melainkan singkong. Nah, di mari kamu bisa memandang aset sejarah, keelokan alam, adat istiadat yang seluruhnya pasti menarik atensi para wisatawan ataupun turis. Pantas kampung Cireundeu ini disejajarkan dengan kampung adat yang lain semacam Kampung Naga di Tasikmalaya, Kasepuhan Cipta Gelar, Banten Kidul.

Asal- usul Nama kampung ini sesungguhnya berasal dari Tumbuhan Reundeu. Tadinya kampung ini banyak ditumbuhi dengan tumbuhan reundeu sehinggaa desa ini diucap dengan desa Cireundeu. Di desa ini tidak ditempati oleh banyak orang seperti desa universal yang lain. Desa Cireundeu ini cuma ditempati oleh 50 kepala keluarga ataupun satu RW kurang lebih 800 jiwa. Mata pencaharian penduduk yang terdapat disini merupakan bertani ketela. Penduduk disini tidak berubah- ubah buat memegang teguh apa yang mereka yakini serta mereka suka buat melestarikan kebudayaan hingga saat ini.

30 persen Keyakinan yang dipegang teguh yakni Sunda Wiwitan, meski sesungguhnya telah terdapat yang menjajaki keyakinan lain.

  • Curug Malela

Curug yang ketinggiannya antara 60 hingga dengan 70 m ini lebarnya kurang lebih 50 m. Dengan hulu sungai asalnya dari bagian utara Gunung Kendeng, kemudian mengalir membentuk suatu jaringan Sungai Cidadap, serta bermuara di Cisokan.